Skip to main content

وَلَوْ تَرٰٓى اِذْ يَتَوَفَّى الَّذِيْنَ كَفَرُوا الْمَلٰۤىِٕكَةُ يَضْرِبُوْنَ وُجُوْهَهُمْ وَاَدْبَارَهُمْۚ وَذُوْقُوْا عَذَابَ الْحَرِيْقِ  ( الأنفال: ٥٠ )

walaw
وَلَوْ
dan kalau
tarā
تَرَىٰٓ
kamu melihat
idh
إِذْ
ketika
yatawaffā
يَتَوَفَّى
mewafatkan
alladhīna
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
kafarū
كَفَرُوا۟ۙ
kafir/ingkar
l-malāikatu
ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ
para Malaikat
yaḍribūna
يَضْرِبُونَ
mereka memukul
wujūhahum
وُجُوهَهُمْ
muka mereka
wa-adbārahum
وَأَدْبَٰرَهُمْ
dan belakang mereka
wadhūqū
وَذُوقُوا۟
dan rasakanlah olehmu
ʿadhāba
عَذَابَ
siksaan
l-ḥarīqi
ٱلْحَرِيقِ
membakar

Wa Law Taraá 'Idh Yatawaffaá Al-Ladhīna Kafarū Al-Malā'ikatu Yađribūna Wujūhahum Wa 'Adbārahum Wa Dhūqū `Adhāba Al-Ĥarīqi. (al-ʾAnfāl 8:50)

Artinya:

Dan sekiranya kamu melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir sambil memukul wajah dan punggung mereka (dan berkata), “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar.” (QS. [8] Al-Anfal : 50)

1 Tafsir Ringkas Kemenag

Ayat sebelumnya menjelaskan sikap angkuh kaum musyrik dalam Perang Badar, pada satu sisi, dan sikap orang-orang munafik yang berusaha melemahkan mental kaum mukmin sebelum berperang, pada sisi yang lain. Ayat ini menginformasikan kondisi mereka pada saat menghadapi maut. Sekiranya kamu melihat kaum musyrik dan munafik pada Perang Badar pasti akan memunculkan kengerian, yaitu ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang kafir sambil memukul wajah dan punggung mereka, yakni mereka dibantai oleh kaum mukmin di medan perang; dan dikatakan kepada mereka, "Rasakanlah oleh kalian siksa neraka yang membakar di akhirat kelak."