Skip to main content

وَاِذَا الْاَرْضُ مُدَّتْۙ   ( ٱلْإِنْشِقَاق: ٣ )

wa-idhā
وَإِذَا
dan apabila
l-arḍu
ٱلْأَرْضُ
bumi
muddat
مُدَّتْ
dipanjangkan/diratakan

“Wa 'Idhā Al-'Arđu Muddat.” (al-ʾInšiq̈āq̈/84:3)

Artinya:

“dan apabila bumi diratakan,” (QS. Al-Insyiqaq: 3)

Dan apabila bumi diratakan setelah gunung-gunung tersapu dari tempatnya akibat dahsyatnya kekuatan yang menghempaskannya. Gunung yang besar dan kekar berubah menjadi pasir yang kemudian diterbangkan oleh tiupan angin yang dahsyat, menjadi abu yang beterbangan.