Skip to main content

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاۤءَتْكُمْ مَّوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَشِفَاۤءٌ لِّمَا فِى الصُّدُوْرِۙ وَهُدًى وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَ   ( يُونُس: ٥٧ )

yāayyuhā
يَٰٓأَيُّهَا
wahai
l-nāsu
ٱلنَّاسُ
manusia
qad
قَدْ
sungguh
jāatkum
جَآءَتْكُم
telah datang kepadamu
mawʿiẓatun
مَّوْعِظَةٌ
pelajaran
min
مِّن
dari
rabbikum
رَّبِّكُمْ
Tuhan kalian
washifāon
وَشِفَآءٌ
dan penyembuh/penawar
limā
لِّمَا
bagi apa (penyakit)
فِى
dalam
l-ṣudūri
ٱلصُّدُورِ
dada
wahudan
وَهُدًى
dan petunjuk
waraḥmatun
وَرَحْمَةٌ
dan rahmat
lil'mu'minīna
لِّلْمُؤْمِنِينَ
bagi orang-orang yang beriman

“Yā 'Ayyuhā An-Nāsu Qad Jā'atkum Maw`ižatun Min Rabbikum Wa Shifā'un Limā Fī Aş-Şudūri Wa Hudan Wa Raĥmatun Lilmu'uminīna.” (al-Yūnus/10:57)

Artinya:

“Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur'an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman.” (QS. Yunus: 57)

Setelah diingatkan pada ayat sebelumnya bahwa semua yang hidup pasti akan mati dan akan kembali kepada Allah, lalu manusia diingatkan: Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran berupa Kitab Suci Al-Qur'an dari Tuhanmu, obat penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, yakni dalam hati manusia, seperti iri hati, dengki, dan lain-lain, dan petunjuk menuju kebenaran serta rahmat yang besar bagi orang yang benar-benar beriman.