Skip to main content

اَلَآ اِنَّ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَۚ   ( يُونُس: ٦٢ )

alā
أَلَآ
ingatlah
inna
إِنَّ
sesungguhnya
awliyāa
أَوْلِيَآءَ
wali-wali
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
لَا
tidak ada
khawfun
خَوْفٌ
khawatir
ʿalayhim
عَلَيْهِمْ
atas mereka
walā
وَلَا
dan tidak
hum
هُمْ
mereka
yaḥzanūna
يَحْزَنُونَ
mereka bersedih hati

“'Alā 'Inna 'Awliyā'a Allāhi Lā Khawfun `Alayhim Wa Lā Hum Yaĥzanūna.” (al-Yūnus/10:62)

Artinya:

“Ingatlah wali-wali Allah itu, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.” (QS. Yunus: 62)

Pada ayat sebelumnya dijelaskan bahwa apapun yang dikerjakan oleh manusia baik ketaatan maupun kemaksiatan, maka tidak sedikit pun terlewatkan dari pengetahuan Tuhan, lalu pada ayat ini dijelaskan tentang kesudahan orang-orang yang selalu dalam ketaatan. Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, yakni kekasih Allah tidak ada rasa takut, yakni kekhawatiran pada mereka terhadap apa yang akan mereka hadapi di akhirat dan mereka tidak bersedih hati atas apa yang terjadi selama kehidupan di dunia.