Skip to main content

فَاِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَمَا سَاَلْتُكُمْ مِّنْ اَجْرٍۗ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ ۙوَاُمِرْتُ اَنْ اَكُوْنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ  ( يُونُس: ٧٢ )

fa-in
فَإِن
maka jika
tawallaytum
تَوَلَّيْتُمْ
kamu berpaling
famā
فَمَا
maka tidak
sa-altukum
سَأَلْتُكُم
aku meminta kepadamu
min
مِّنْ
dari
ajrin
أَجْرٍۖ
upah
in
إِنْ
tidak lain
ajriya
أَجْرِىَ
upahku
illā
إِلَّا
kecuali/hanyalah
ʿalā
عَلَى
atas/dari
l-lahi
ٱللَّهِۖ
Allah
wa-umir'tu
وَأُمِرْتُ
dan aku diperintah
an
أَنْ
agar
akūna
أَكُونَ
aku menjadi
mina
مِنَ
dari/termasuk
l-mus'limīna
ٱلْمُسْلِمِينَ
orang-orang yang berserah diri

“Fa'in Tawallaytum Famā Sa'altukum Min 'Ajrin 'In 'Ajrī 'Illā `Alaá Allāhi Wa 'Umirtu 'An 'Akūna Mina Al-Muslimīna.” (al-Yūnus/10:72)

Artinya:

“Maka jika kamu berpaling (dari peringatanku), aku tidak meminta imbalan sedikit pun darimu. Imbalanku tidak lain hanyalah dari Allah, dan aku diperintah agar aku termasuk golongan orang-orang Muslim (berserah diri).”” (QS. Yunus: 72)

Maka jika kamu berpaling dari peringatanku, aku tidak meminta imbalan sedikit pun darimu sebagai upah dakwahku. Imbalanku tidak lain hanyalah dari Allah, karena aku sampaikan dakwah dan peringatan ini semata-mata karena Allah dan aku diperintah agar aku termasuk golongan orang-orang Muslim, yakni golongan yang berserah diri kepada-Nya.