Skip to main content

قَالَ مُوْسٰٓى اَتَقُوْلُوْنَ لِلْحَقِّ لَمَّا جَاۤءَكُمْ ۗ اَسِحْرٌ هٰذَاۗ وَلَا يُفْلِحُ السَّاحِرُوْنَ   ( يُونُس: ٧٧ )

qāla
قَالَ
berkata
mūsā
مُوسَىٰٓ
Musa
ataqūlūna
أَتَقُولُونَ
apakah kamu mengatakan
lil'ḥaqqi
لِلْحَقِّ
terhadap kebenaran
lammā
لَمَّا
tatkala
jāakum
جَآءَكُمْۖ
datang kepadamu
asiḥ'run
أَسِحْرٌ
sihirkah
hādhā
هَٰذَا
ini
walā
وَلَا
dan tidak
yuf'liḥu
يُفْلِحُ
beruntung/menang
l-sāḥirūna
ٱلسَّٰحِرُونَ
ahli-ahli sihir

“Qāla Mūsaá 'Ataqūlūna Lilĥaqqi Lammā Jā'akum 'Asiĥrun Hādhā Wa Lā Yufliĥu As-Sāĥirūna.” (al-Yūnus/10:77)

Artinya:

“Musa berkata, “Pantaskah kamu mengatakan terhadap kebenaran ketika ia datang kepadamu, ‘sihirkah ini?’ Padahal para pesihir itu tidaklah mendapat kemenangan.”” (QS. Yunus: 77)

Mendengar tuduhan Firaun dan pengikutnya, maka Nabi Musa berkata, "Pantaskah kamu mengatakan terhadap kebenaran ketika ia datang kepadamu, 'sihirkah ini?' Sungguh sangat tidak pantas. Padahal kamu sudah tahu bahwa para pesihir itu tidaklah mendapat kemenangan, kapan pun dan di manapun."