Skip to main content

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ   ( إِبْرَاهِيم: ٧ )

wa-idh
وَإِذْ
ketika
ta-adhana
تَأَذَّنَ
memaklumkan
rabbukum
رَبُّكُمْ
Tuhan kalian
la-in
لَئِن
sesungguhnya jika
shakartum
شَكَرْتُمْ
kamu bersyukur
la-azīdannakum
لَأَزِيدَنَّكُمْۖ
pasti Aku akan menambahkan kepadamu
wala-in
وَلَئِن
dan sesungguhnya jika
kafartum
كَفَرْتُمْ
kamu mengingkari
inna
إِنَّ
sesungguhnya
ʿadhābī
عَذَابِى
azabKu
lashadīdun
لَشَدِيدٌ
sungguh sangat keras/pedih

“Wa 'Idh Ta'adhdhana Rabbukum La'in Shakartum La'azīdannakum Wa La'in Kafartum 'Inna `Adhābī Lashadīdun.” (ʾIbrāhīm/14:7)

Artinya:

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”” (QS. Ibrahim: 7)

Dan ingatlah pula ketika Tuhanmu memaklumkan suatu maklumat yang dikukuhkan, "Sesungguhnya Aku bersumpah, jika kamu bersyukur atas nikmat-nikmat-Ku kepadamu, niscaya Aku akan menambah kepadamu nikmat lebih banyak lagi, tetapi sebaliknya, jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka pasti azab-Ku sangat berat."