Skip to main content

وَلَا تَشْتَرُوْا بِعَهْدِ اللّٰهِ ثَمَنًا قَلِيْلًاۗ اِنَّمَا عِنْدَ اللّٰهِ هُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ   ( ٱلنَّحْل: ٩٥ )

walā
وَلَا
dan jangan
tashtarū
تَشْتَرُوا۟
kamu membeli/menukar
biʿahdi
بِعَهْدِ
dengan perjanjian
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
thamanan
ثَمَنًا
harga
qalīlan
قَلِيلًاۚ
sedikit/murah
innamā
إِنَّمَا
sesungguhnya hanyalah
ʿinda
عِندَ
disisi
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
huwa
هُوَ
ia/itulah
khayrun
خَيْرٌ
lebih baik
lakum
لَّكُمْ
bagi kalian
in
إِن
jika
kuntum
كُنتُمْ
kalian adalah
taʿlamūna
تَعْلَمُونَ
(kalian) mengetahui

“Wa Lā Tashtarū Bi`ahdi Allāhi Thamanāan Qalīlāan 'Innamā `Inda Allāhi Huwa Khayrun Lakum 'In Kuntum Ta`lamūna.” (an-Naḥl/16:95)

Artinya:

“Dan janganlah kamu jual perjanjian (dengan) Allah dengan harga murah, karena sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. An-Nahl: 95)

Dan, wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jual dan tukarkan perjanjian yang telah kamu ikrarkan dan kukuhkan dengan nama Allah dengan kenikmatan duniawi yang fana, sebanyak apa pun yang kamu dapatkan. Setinggi apa pun nilai yang kamu dapat dan sebanyak apa pun jumlah yang kamu peroleh dari penukaran itu, nilai dari semua itu adalah harga yang murah, sedikit, dan segera musnah, karena sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah, yaitu pahala dan imbalan yang Dia siapkan untukmu sebagai balasan atas keteguhanmu menjaga perjanjian dengan-Nya, adalah lebih baik bagimu jika kamu adalah orang yang benar-benar mengetahui.