Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
وَلَا
dan jangan
تَقُولُوا۟
kamu mengatakan
لِمَن
bagi/terhadap orang
يُقْتَلُ
terbunuh
فِى
di
سَبِيلِ
jalan
ٱللَّهِ
Allah
أَمْوَٰتٌۢۚ
mati
بَلْ
bahkan/tetapi
أَحْيَآءٌ
hidup
وَلَٰكِن
akan tetapi
لَّا
tidak
تَشْعُرُونَ
kamu menyadari

Wa Lā Taqūlū Liman Yuqtalu Fī Sabīli Allāhi 'Amwātun Bal 'Aĥyā'un Wa Lakin Lā Tash`urūna.

Tafsir Bahasa:

Dan janganlah kamu mengatakan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah (mereka) telah mati. Sebenarnya (mereka) hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.

(154) Mempertahankan agama Islam suatu perjuangan. Setiap perjuangan akan meminta pengorbanan. Akan ada yang kehilangan harta benda atau keluarga dan akan ada yang gugur di medan perang dan sebagainya. Mereka yang gugur di medan perang adalah syuhada di jalan Allah. Mereka itu menduduki tempat yang amat mulia. Maka janganlah dikira bahwa mereka itu mati, tetapi mereka itu hidup di alam lain. Hanya saja manusia tidak menyadari kehidupan mereka itu dan tidak mengetahui hakikatnya. Mereka hidup dalam alam gaib di mana arwah para syuhada diistimewakan dari arwah manusia lainnya. Semangat dan cita-cita perjuangan mereka itu akan dilanjutkan oleh generasi-generasi sesudahnya sehingga akan tetap hidup selama-lamanya.