Skip to main content

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا سَوَاۤءٌ عَلَيْهِمْ ءَاَنْذَرْتَهُمْ اَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ  ( ٱلْبَقَرَة: ٦ )

inna
إِنَّ
sesungguhnya
alladhīna
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
kafarū
كَفَرُوا۟
kafir/ingkar
sawāon
سَوَآءٌ
sama
ʿalayhim
عَلَيْهِمْ
atas mereka
a-andhartahum
ءَأَنذَرْتَهُمْ
apakah engkau peringatkan mereka
am
أَمْ
atau
lam
لَمْ
tidak
tundhir'hum
تُنذِرْهُمْ
engkau peringatkan mereka
لَا
tidak
yu'minūna
يُؤْمِنُونَ
mereka beriman

“'Inna Al-Ladhīna Kafarū Sawā'un `Alayhim 'A 'Andhartahum 'Am Lam Tundhirhum Lā Yu'uminūna.” (al-Baq̈arah/2:6)

Artinya:

“Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, engkau (Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman.” (QS. Al-Baqarah: 6)

Sebagai kebalikan dari sikap orang mukmin terhadap Al-Qur'an, sesungguhnya orang-orang kafir yang menutupi hati dan akal pikiran mereka dari kebenaran karena enggan dan sombong, tidak akan memenuhi seruan Allah dan Rasul-Nya. Sama saja bagi mereka, engkau beri peringatan, berupa ancaman siksa dari Tuhanmu, atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman sebab mereka lebih memilih jalan kebatilan.