Skip to main content

فَاَلْقٰىهَا فَاِذَا هِيَ حَيَّةٌ تَسْعٰى   ( طه: ٢٠ )

fa-alqāhā
فَأَلْقَىٰهَا
maka dia melemparkannya
fa-idhā
فَإِذَا
maka tiba-tiba
hiya
هِىَ
ia/tongkat
ḥayyatun
حَيَّةٌ
ular
tasʿā
تَسْعَىٰ
merayap

“Fa'alqāhā Fa'idhā Hiya Ĥayyatun Tas`aá.” (Ṭāʾ Hāʾ/20:20)

Artinya:

“Lalu (Musa) melemparkan tongkat itu, maka tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat.” (QS. Taha: 20)

Tanpa menunggu lama, selanjutnya Nabi Musa segera melemparkan tongkat itu ke tanah, maka tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap ke sana ke mari dengan cepat.