Skip to main content

وَاِسْمٰعِيْلَ وَاِدْرِيْسَ وَذَا الْكِفْلِۗ كُلٌّ مِّنَ الصّٰبِرِيْنَ ۙ  ( ٱلْأَنْبِيَاء: ٨٥ )

wa-is'māʿīla
وَإِسْمَٰعِيلَ
dan Ismai'il
wa-id'rīsa
وَإِدْرِيسَ
dan Idris
wadhā
وَذَا
dan
l-kif'li
ٱلْكِفْلِۖ
Zulkifli
kullun
كُلٌّ
masing-masing semuanya
mina
مِّنَ
dari/termasuk
l-ṣābirīna
ٱلصَّٰبِرِينَ
orang-orang yang sabar

“Wa 'Ismā`īla Wa 'Idrīsa Wa Dhā Al-Kifli Kullun Mina Aş-Şābirīna.” (al-ʾAnbiyāʾ/21:85)

Artinya:

“Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Zulkifli. Mereka semua termasuk orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Anbiya': 85)

Dan ingatlah kisah para nabi yang berikut: Ismail, Idris, dan Zulkifli. Mereka semua, bukan hanya Nabi Ayub, termasuk orang-orang yang sabar dalam melaksanakan perintah Allah dan dalam menghadapi cobaan. Dan karena kesabaran mereka teruji dengan baik, maka Kami memasukkan mereka ke dalam rahmat Kami di dunia dan akhirat. Sungguh, mereka dengan kesabarannya yang mantap, termasuk orang-orang yang saleh, karena kesalehan hanya akan terwujud dengan kesabaran.