Skip to main content

مَا قَدَرُوا اللّٰهَ حَقَّ قَدْرِهٖۗ اِنَّ اللّٰهَ لَقَوِيٌّ عَزِيْزٌ   ( ٱلْحَجّ: ٧٤ )

مَا
mereka tidak
qadarū
قَدَرُوا۟
menghargakan
l-laha
ٱللَّهَ
Allah
ḥaqqa
حَقَّ
sebenar-benar
qadrihi
قَدْرِهِۦٓۗ
penghargaan kepada-Nya
inna
إِنَّ
sesungguhnya
l-laha
ٱللَّهَ
Allah
laqawiyyun
لَقَوِىٌّ
sungguh Maha Kuat
ʿazīzun
عَزِيزٌ
Maha Perkasa

“Mā Qadarū Allāha Ĥaqqa Qadrihi 'Inna Allāha Laqawīyun `Azīzun.” (al-Ḥajj/22:74)

Artinya:

“Mereka tidak mengagungkan Allah dengan sebenar-benarnya. Sungguh, Allah Mahakuat, Mahaperkasa.” (QS. Al-Hajj: 74)

Manusia yang menyembah tuhan selain Allah sejatinya mereka tidak mengagungkan Allah dengan sebenar-benarnya, bahkan merendahkan-Nya dengan tidak mengibadati-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Mahakuat meskipun tidak dijadikan tuhan oleh mereka dan Mahaperkasa untuk mengalahkan tuhan-tuhan selain Dia.