Skip to main content

تَلْفَحُ وُجُوْهَهُمُ النَّارُ وَهُمْ فِيْهَا كَالِحُوْنَ   ( ٱلْمُؤْمِنُون: ١٠٤ )

talfaḥu
تَلْفَحُ
membakar
wujūhahumu
وُجُوهَهُمُ
muka-muka mereka
l-nāru
ٱلنَّارُ
api neraka
wahum
وَهُمْ
dan mereka
fīhā
فِيهَا
didalamnya
kāliḥūna
كَٰلِحُونَ
bermuka masam/keadaan cacat

“Talfaĥu Wujūhahum An-Nāru Wa Hum Fīhā Kāliĥūna.” (al-Muʾminūn/23:104)

Artinya:

“Wajah mereka dibakar api neraka, dan mereka di neraka dalam keadaan muram dengan bibir yang cacat.” (QS. Al-Mu'minun: 104)

Di hadapan Allah setiap individu akan diperiksa dan ditimbang amalnya, maka barangsiapa berat timbangan kebaikan-nya, mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan sebaliknya, barang siapa ringan timbangan kebaikan-nya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri karena gagal meraih keberuntungan dan membuat mereka kekal di dalam neraka Jahanam. Wajah mereka, demikian juga anggota tubuh yang lain, dibakar api neraka, dan mereka di neraka dalam keadaan muram dengan bibir yang cacat sehingga kondisi mereka amat miris.