Skip to main content

قَالُوْٓا اَرْجِهْ وَاَخَاهُ وَابْعَثْ فِى الْمَدَاۤىِٕنِ حٰشِرِيْنَ ۙ   ( الشعراء: ٣٦ )

qālū
قَالُوٓا۟
mereka berkata
arjih
أَرْجِهْ
tangguhkan dia
wa-akhāhu
وَأَخَاهُ
dan saudaranya
wa-ib'ʿath
وَٱبْعَثْ
dan utuslah
فِى
di
l-madāini
ٱلْمَدَآئِنِ
kota-kota ini
ḥāshirīna
حَٰشِرِينَ
mereka berkumpul

Qālū 'Arjihi Wa 'Akhāhu Wa Ab`ath Fī Al-Madā'ini Ĥāshirīna. (aš-Šuʿarāʾ 26:36)

Artinya:

Mereka menjawab, “Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya, dan utuslah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (pesihir), (QS. [26] Asy-Syu'ara' : 36)

1 Tafsir Ringkas Kemenag

Para pembesar itu menawarkan kepada Fir’aun agar diadakan perang tanding antara Nabi Musa dan para pesihir Mesir. Mereka menjawab, “Tahanlah untuk sementara, jangan kau bunuh dia yaitu Musa dan saudaranya yaitu nabi Harun, dan utuslah ke seluruh negeri Mesir orang-orang yang akan mengumpulkan penyihir, niscaya mereka akan mendatangkan semua pesihir yang pandai kepadamu.”