Skip to main content

تَاللّٰهِ اِنْ كُنَّا لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ ۙ   ( ٱلشُّعَرَاء: ٩٧ )

tal-lahi
تَٱللَّهِ
demi Allah
in
إِن
sesungguhnya
kunnā
كُنَّا
adalah
lafī
لَفِى
dalam
ḍalālin
ضَلَٰلٍ
benar-benar dalam kesesatan
mubīnin
مُّبِينٍ
yang nyata

“Ta-Allāhi 'In Kunnā Lafī Đalālin Mubīnin.” (aš-Šuʿarāʾ/26:97)

Artinya:

“”Demi Allah, sesungguhnya kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,” (QS. Asy-Syu'ara': 97)

Mereka berkata, "Demi Allah, sesungguhnya kita dahulu di dunia dalam kesesatan yang nyata," yaitu memilih jalan kekafiran.