Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
قَالَ
dia (Zakaria) berkata
رَبِّ
Tuhanku
ٱجْعَل
jadikanlah
لِّىٓ
bagiku
ءَايَةًۖ
tanda-tanda
قَالَ
Dia berfirman
ءَايَتُكَ
tanda-tandamu
أَلَّا
bahwa tidak
تُكَلِّمَ
kamu berkata-kata
ٱلنَّاسَ
manusia
ثَلَٰثَةَ
tiga
أَيَّامٍ
hari
إِلَّا
kecuali
رَمْزًاۗ
isyarat
وَٱذْكُر
dan sebutlah
رَّبَّكَ
Tuhanmu
كَثِيرًا
sebanyak-banyaknya
وَسَبِّحْ
dan bertasbihlah
بِٱلْعَشِىِّ
diwaktu petang
وَٱلْإِبْكَٰرِ
dan pagi hari

Qāla Rabbi Aj`al Lī 'Āyatan Qāla 'Āyatuka 'Allā Tukallima An-Nāsa Thalāthata 'Ayyāmin 'Illā Ramzāan Wa Adhkur Rabbaka Kathīrāan Wa Sabbiĥ Bil-`Ashīyi Wa Al-'Ibkāri.

Tafsir Bahasa:

Dia (Zakaria) berkata, “Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda.” Allah berfirman, “Tanda bagimu, adalah bahwa engkau tidak berbicara dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu banyak-banyak, dan bertasbihlah (memuji-Nya) pada waktu petang dan pagi hari.”

(41) Setelah Zakaria mendengar jawaban itu dari Malaikat Jibril maka dia berkata, "Tuhanku berilah aku suatu tanda bahwa istriku akan hamil". Menurut al-Hasan al-Basri, Nabi Zakaria bertanya demikian adalah untuk segera memperoleh kegembiraan hatinya atau untuk menyambut nikmat dengan syukur, tanpa menunggu sampai anak itu lahir. Kemudian Allah menjelaskan bahwa tanda istrinya sudah mengandung adalah dia sendiri tidak berbicara dengan orang lain selama tiga hari, kecuali dengan mempergunakan isyarat tangan, kepala dan lain-lainnya, dan beliau berzikir dan bertasbih kepada Allah. Allah menyuruh Zakaria tidak berbicara selama tiga hari, agar seluruh waktunya digunakan untuk zikir dan bertasbih kepada-Nya, sebagai pernyataan syukur yang hakiki. Menurut al-Qurthubi, sebagian mufasir mengatakan bahwa tiga hari Zakaria menjadi bisu itu adalah sebagai hukuman Allah terhadapnya, karena dia meminta pertanda kepada malaikat sehabis percakapan mereka. Di akhir ayat ini Allah memerintahkan kepada Zakaria agar tetap ingat kepada Allah dan berzikir sebanyak-banyaknya pada waktu pagi dan petang hari, sebagai tanda syukur kepada-Nya.