Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
وَيُكَلِّمُ
dan dia berbicara
ٱلنَّاسَ
manusia
فِى
dalam
ٱلْمَهْدِ
buaian
وَكَهْلًا
dan (ketika) dewasa
وَمِنَ
dan (salah seorang) dari
ٱلصَّٰلِحِينَ
orang-orang yang saleh

Wa Yukallimu An-Nāsa Fī Al-Mahdi Wa Kahlāan Wa Mina Aş-Şāliĥīna.

Tafsir Bahasa:

dan dia berbicara dengan manusia (sewaktu) dalam buaian dan ketika sudah dewasa, dan dia termasuk di antara orang-orang shalih.”

(46) Isa telah berbicara dengan manusia ketika masih kecil dalam ayunannya untuk menjelaskan kebersihan ibunya dari tuduhan yang dilemparkan kepadanya, dan untuk menjadi bukti atas kenabiannya. Isa juga berbicara dengan manusia ketika dia sudah dewasa yakni sesudah Allah mengangkatnya menjadi rasul dan menurunkan wahyu kepadanya, untuk menyampaikan perintah dan larangan-larangan-Nya kepada manusia. Beliau tergolong ke dalam orang-orang yang saleh yang telah diberi nikmat oleh Allah yakni para nabi-nabi, para sidiqin dan para syuhada'.