Skip to main content

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًاۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍۚ  ( لُقْمَان: ١٨ )

walā
وَلَا
dan jangan
tuṣaʿʿir
تُصَعِّرْ
kamu memalingkan
khaddaka
خَدَّكَ
mukamu
lilnnāsi
لِلنَّاسِ
kepada manusia
walā
وَلَا
dan jangan
tamshi
تَمْشِ
kamu berjalan
فِى
di muka
l-arḍi
ٱلْأَرْضِ
bumi
maraḥan
مَرَحًاۖ
angkuh
inna
إِنَّ
sesungguhnya
l-laha
ٱللَّهَ
Allah
لَا
tidak
yuḥibbu
يُحِبُّ
menyukai
kulla
كُلَّ
setiap
mukh'tālin
مُخْتَالٍ
orang yang sombong
fakhūrin
فَخُورٍ
kebanggaan diri

“Wa Lā Tuşa``ir Khaddaka Lilnnāsi Wa Lā Tamshi Fī Al-'Arđi Maraĥāan 'Inna Allāha Lā Yuĥibbu Kulla Mukhtālin Fakhūrin.” (Luq̈mān/31:18)

Artinya:

“Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.” (QS. Luqman: 18)

Dan janganlah kamu sombong. Janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia secara congkak dan janganlah berjalan di muka bumi dengan angkuh. Bersikaplah tawaduk dan rendah hati kepada siapa pun. Sungguh, Allah tidak menyukai dan tidak pula melimpahkan kasih sayang-Nya kepada orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.