Skip to main content

قُلْ اِنَّمَآ اَنَا۠ مُنْذِرٌ ۖوَّمَا مِنْ اِلٰهٍ اِلَّا اللّٰهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ  ( ص: ٦٥ )

qul
قُلْ
katakanlah
innamā
إِنَّمَآ
sesungguhnya hanyalah
anā
أَنَا۠
aku
mundhirun
مُنذِرٌۖ
seorang pemberi peringatan
wamā
وَمَا
dan tidak
min
مِنْ
dari
ilāhin
إِلَٰهٍ
Tuhan
illā
إِلَّا
kecuali
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
l-wāḥidu
ٱلْوَٰحِدُ
yang satu/esa
l-qahāru
ٱلْقَهَّارُ
Maha Mengalahkan/Perkasa

“Qul 'Innamā 'Anā Mundhirun Wa Mā Min 'Ilahin 'Illā Allāhu Al-Wāĥidu Al-Qahhāru.” (Ṣād/38:65)

Artinya:

“Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa,” (QS. Sad: 65)

Sebetulnya para penghuni neraka itu di dunia dahulu telah menerima peringatan para rasul untuk mengesakan Allah dan menaati aturan-Nya. Katakanlah, wahai Nabi Muhammad kepada kaum musyrik, “Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan. Adalah tugasku untuk menyampaikan kepadamu ancaman-Nya yang pedih bagi orang-orang yang mengingkari-Nya. Karena itu, yakinilah bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah. Dialah Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya, Mahaperkasa sehingga dapat mengalahkan siapa pun yang menentang-Nya.