Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
وَإِنَّ
dan sesungguhnya
مِنكُمْ
diantara kamu
لَمَن
ada orang
لَّيُبَطِّئَنَّ
sangat berlambat-lambat
فَإِنْ
maka jika
أَصَٰبَتْكُم
menimpa kamu
مُّصِيبَةٌ
bencana
قَالَ
ia berkata
قَدْ
sungguh
أَنْعَمَ
telah menganugerahkan nikmat
ٱللَّهُ
Allah
عَلَىَّ
atasku/atas diriku
إِذْ
karena
لَمْ
tidak
أَكُن
adalah aku
مَّعَهُمْ
bersama-sama mereka
شَهِيدًا
menyaksikan (berperang)

Wa 'Inna Minkum Laman Layubaţţi'anna Fa'in 'Aşābatkum Muşībatun Qāla Qad 'An`ama Allāhu `Alayya 'Idh Lam 'Akun Ma`ahum Shahīdāan.

Tafsir Bahasa:

Dan sesungguhnya di antara kamu pasti ada orang yang sangat enggan (ke medan pertempuran). Lalu jika kamu ditimpa musibah dia berkata, “Sungguh, Allah telah memberikan nikmat kepadaku karena aku tidak ikut berperang bersama mereka.”

(72) Di antara kaum Muslimin ada yang enggan dan tidak segera bersiap-siap untuk pergi ke medan pertempuran dengan bermacam alasan agar mereka tidak jadi ikut bertempur. Mereka ini adalah orang-orang yang lemah iman dan orang-orang munafik yang selalu terdapat dalam setiap peperangan dan perjuangan di sepanjang masa. Selanjutnya ayat ini menjelaskan bagaimana sikap kaum munafik dan orang yang tidak ikut berperang. Bila kaum Muslimin ditimpa musibah atau kekalahan dalam medan pertempuran, mereka merasa gembira dan menganggap bahwa tidak ikutnya mereka dalam peperangan sebagai satu karunia dari Allah karena mereka tidak ikut terbunuh atau luka-luka.