Skip to main content

وَاِنَّ مِنْكُمْ لَمَنْ لَّيُبَطِّئَنَّۚ فَاِنْ اَصَابَتْكُمْ مُّصِيْبَةٌ قَالَ قَدْ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيَّ اِذْ لَمْ اَكُنْ مَّعَهُمْ شَهِيْدًا   ( ٱلنِّسَاء: ٧٢ )

wa-inna
وَإِنَّ
dan sesungguhnya
minkum
مِنكُمْ
diantara kamu
laman
لَمَن
ada orang
layubaṭṭi-anna
لَّيُبَطِّئَنَّ
sangat berlambat-lambat
fa-in
فَإِنْ
maka jika
aṣābatkum
أَصَٰبَتْكُم
menimpa kamu
muṣībatun
مُّصِيبَةٌ
bencana
qāla
قَالَ
ia berkata
qad
قَدْ
sungguh
anʿama
أَنْعَمَ
telah menganugerahkan nikmat
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
ʿalayya
عَلَىَّ
atasku/atas diriku
idh
إِذْ
karena
lam
لَمْ
tidak
akun
أَكُن
adalah aku
maʿahum
مَّعَهُمْ
bersama-sama mereka
shahīdan
شَهِيدًا
menyaksikan (berperang)

“Wa 'Inna Minkum Laman Layubaţţi'anna Fa'in 'Aşābatkum Muşībatun Qāla Qad 'An`ama Allāhu `Alayya 'Idh Lam 'Akun Ma`ahum Shahīdāan.” (an-Nisāʾ/4:72)

Artinya:

“Dan sesungguhnya di antara kamu pasti ada orang yang sangat enggan (ke medan pertempuran). Lalu jika kamu ditimpa musibah dia berkata, “Sungguh, Allah telah memberikan nikmat kepadaku karena aku tidak ikut berperang bersama mereka.”” (QS. An-Nisa': 72)

Dan sesungguhnya ingatlah, wahai orang-orang beriman, di antara kamu pasti ada orang yang sangat enggan dan sangat berat hati bila diajak ke medan pertempuran. Lalu jika kamu ditimpa musibah, yakni kamu mengalami kekalahan di medan perang yang mereka tidak ikut itu, dia berkata, "Sungguh, Allah telah memberikan nikmat kepadaku karena tidak menjadi korban dalam peperangan itu karena aku memang tidak ikut berperang bersama mereka."