Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
وَإِذَا
dan apabila
حَضَرَ
hadir
ٱلْقِسْمَةَ
pembagian itu
أُو۟لُوا۟
kelompok
ٱلْقُرْبَىٰ
kerabat
وَٱلْيَتَٰمَىٰ
dan anak-anak yatim
وَٱلْمَسَٰكِينُ
dan orang-orang miskin
فَٱرْزُقُوهُم
maka berilah mereka rezki
مِّنْهُ
dari padanya/harta
وَقُولُوا۟
dan katakanlah
لَهُمْ
kepada mereka
قَوْلًا
perkataan
مَّعْرُوفًا
yang baik/patut

Wa 'Idhā Ĥađara Al-Qismata 'Ūlū Al-Qurbaá Wa Al-Yatāmaá Wa Al-Masākīnu Fārzuqūhum Minhu Wa Qūlū Lahum Qawlāan Ma`rūfāan.

Tafsir Bahasa:

Dan apabila sewaktu pembagian itu hadir beberapa kerabat, anak-anak yatim dan orang-orang miskin, maka berilah mereka dari harta itu (sekedarnya) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.

(8) Dan apabila pada waktu diadakan pembagian harta warisan ikut hadir pula kaum kerabat yang tidak berhak mendapat warisan, begitu juga para fakir miskin atau anak yatim, maka kepada mereka sebaiknya diberikan juga sedikit bagian sebagai hadiah menurut keikhlasan para ahli waris agar mereka tidak hanya menyaksikan saja ahli waris mendapat bagian. Dan kepada mereka seraya memberikan hadiah tersebut diucapkan kata-kata yang menyenangkan hati mereka. Ini sangat bermanfaat sekali untuk menjaga silaturahmi dan persaudaraan agar tidak diputuskan oleh hasad dan dengki. Di samping itu, bagi para ahli waris hal ini menunjukkan rasa syukur kepada Allah.