Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
وَلْيَخْشَ
dan hendaklah takut
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
لَوْ
ke dalam
تَرَكُوا۟
perut mereka
مِنْ
dari
خَلْفِهِمْ
belakang mereka
ذُرِّيَّةً
keturunan/anak-anak
ضِعَٰفًا
lemah
خَافُوا۟
mereka khawatir
عَلَيْهِمْ
atas mereka
فَلْيَتَّقُوا۟
maka bertakwalah
ٱللَّهَ
Allah
وَلْيَقُولُوا۟
dan hendaklah mereka mengatakan
قَوْلًا
perkataan
سَدِيدًا
yang benar

Wa Līakhsha Al-Ladhīna Law Tarakū Min Khalfihim Dhurrīyatan Đi`āfāan Khāfū `Alayhim Falyattaqū Allāha Wa Līaqūlū Qawlāan Sadīdāan.

Tafsir Bahasa:

Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.

(9) Orang yang telah mendekati akhir hayatnya diperingatkan agar mereka memikirkan, janganlah meninggalkan anak-anak atau keluarga yang lemah terutama tentang kesejahteraan hidup mereka di kemudian hari. Untuk itu selalu bertakwa dan mendekatkan diri kepada Allah. Selalu berkata lemah lembut, terutama kepada anak yatim yang menjadi tanggung jawab mereka. Perlakukanlah mereka seperti memperlakukan anak kandung sendiri.