Skip to main content

فَاصْبِرْ اِنَّ وَعْدَ اللّٰهِ حَقٌّ وَّاسْتَغْفِرْ لِذَنْۢبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْاِبْكَارِ  ( غَافِر: ٥٥ )

fa-iṣ'bir
فَٱصْبِرْ
maka bersabarlah kamu
inna
إِنَّ
sesungguhnya
waʿda
وَعْدَ
janji
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
ḥaqqun
حَقٌّ
benar
wa-is'taghfir
وَٱسْتَغْفِرْ
dan mohon ampunlah
lidhanbika
لِذَنۢبِكَ
untuk dosamu
wasabbiḥ
وَسَبِّحْ
dan bertasbihlah
biḥamdi
بِحَمْدِ
dengan memuji
rabbika
رَبِّكَ
Tuhanmu
bil-ʿashiyi
بِٱلْعَشِىِّ
di waktu pagi
wal-ib'kāri
وَٱلْإِبْكَٰرِ
dan petang

“Fāşbir 'Inna Wa`da Allāhi Ĥaqqun Wa Astaghfir Lidhanbika Wa Sabbiĥ Biĥamdi Rabbika Bil-`Ashīyi Wa Al-'Ibkāri.” (Ghāfir/40:55)

Artinya:

“Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampun untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.” (QS. Gafir: 55)

Demikian pula yang terjadi terhadap Nabi Muhammad. Beliau telah dianugerahi kitab serta dijanjikan akan beroleh kemenangan menghadapi orang-orang musyrik Mekah. “Maka tetaplah tabah dan bersabarlah kamu, wahai Nabi Muhammad, sesungguhnya janji Allah tentang akan beroleh kemenangan itu adalah janji yang benar, dan oleh sebab itu, mohonlah ampun untuk dosamu dan ajaklah para pengikutmu melakukannya serta bertasbihlah menyucikan Allah dari segala bentuk ketidakwajaran seraya memuji keagungan dan kebesaran Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.