Skip to main content

وَاِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطٰنِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ   ( فصلت: ٣٦ )

wa-immā
وَإِمَّا
dan jika
yanzaghannaka
يَنزَغَنَّكَ
mengganggu kamu
mina
مِنَ
dari
l-shayṭāni
ٱلشَّيْطَٰنِ
syaitan
nazghun
نَزْغٌ
gangguan
fa-is'taʿidh
فَٱسْتَعِذْ
maka berlindunglah
bil-lahi
بِٱللَّهِۖ
kepada Allah
innahu
إِنَّهُۥ
sesungguhnya Dia
huwa
هُوَ
Dia
l-samīʿu
ٱلسَّمِيعُ
Maha mendengar
l-ʿalīmu
ٱلْعَلِيمُ
Maha Mengetahui

Wa 'Immā Yanzaghannaka Mina Ash-Shayţāni Nazghun Fāsta`idh Billāhi 'Innahu Huwa As-Samī`u Al-`Alīmu. (Fuṣṣilat 41:36)

Artinya:

Dan jika setan mengganggumu dengan suatu godaan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sungguh, Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (QS. [41] Fussilat : 36)

1 Tafsir Ringkas Kemenag

Sikap terpuji yang membalas keburukan dengan kebaikan itu sangat dibenci oleh setan. ltulah sebabnya setan selalu menghalang-halangi manusia agar tidak bersikap seperti demikian. Untuk itu, Allah mengajarkan bagaimana menghadapi setan berkaitan dengan hal itu. Dan jika setan mengganggumu wahai Nabi Muhammad, dengan suatu godaan, membalas keburukan dengan keburukan atau berbuat perbuatan lain yang tidak terpuji, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sungguh, Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui sebagai tempat berlindung.