Skip to main content

فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِى السَّمَاۤءُ بِدُخَانٍ مُّبِيْنٍ   ( ٱلدُّخَان: ١٠ )

fa-ir'taqib
فَٱرْتَقِبْ
maka tunggulah
yawma
يَوْمَ
hari
tatī
تَأْتِى
datang/membawa
l-samāu
ٱلسَّمَآءُ
langit
bidukhānin
بِدُخَانٍ
dengan asap/kabut
mubīnin
مُّبِينٍ
nyata

“Fārtaqib Yawma Ta'tī As-Samā'u Bidukhānin Mubīnin.” (ad-Dukhān/44:10)

Artinya:

“Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang tampak jelas,” (QS. Ad-Dukhan: 10)

Maka oleh sebab itu, tunggulah wahai Nabi Muhammad, atau siapa pun, hari ketika langit membawa kabut, yaitu debu yang beterbangan dari tanah akibat kekeringan yang berkepanjangan yang tampak jelas bagi mereka,