Skip to main content

اَنْ اَدُّوْٓا اِلَيَّ عِبَادَ اللّٰهِ ۗاِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌۙ   ( ٱلدُّخَان: ١٨ )

an
أَنْ
hendaklah
addū
أَدُّوٓا۟
serahkan
ilayya
إِلَىَّ
kepadaku
ʿibāda
عِبَادَ
hamba-hamba
l-lahi
ٱللَّهِۖ
Allah
innī
إِنِّى
sesungguhnya aku
lakum
لَكُمْ
bagi kalian
rasūlun
رَسُولٌ
seorang rasul
amīnun
أَمِينٌ
terpercaya

“'An 'Addū 'Ilayya `Ibāda Allāhi 'Innī Lakum Rasūlun 'Amīnun.” (ad-Dukhān/44:18)

Artinya:

“(dengan berkata), “Serahkanlah kepadaku hamba-hamba Allah (Bani Israil). Sesungguhnya aku adalah utusan (Allah) yang dapat kamu percaya,” (QS. Ad-Dukhan: 18)

Rasul yang Kami utus itu berkata kepada mereka dengan lembut, “Serahkanlah kepadaku dengan penuh kerelaan hamba-hamba Allah, yaitu Bani Israil, kaumku dan keluargaku, dengan membebaskan mereka dari perbudakan dan siksaanmu. Sesungguhnya aku adalah utusan Allah, Tuhan seluruh alam yang dapat di percaya oleh-Nya untuk menyampaikan apa yang seharusnya aku sampaikan kepadamu.