Skip to main content

وَاتْرُكِ الْبَحْرَ رَهْوًاۗ اِنَّهُمْ جُنْدٌ مُّغْرَقُوْنَ   ( ٱلدُّخَان: ٢٤ )

wa-ut'ruki
وَٱتْرُكِ
dan tinggalkan/biarkan
l-baḥra
ٱلْبَحْرَ
laut
rahwan
رَهْوًاۖ
tenang
innahum
إِنَّهُمْ
sesungguhnya mereka
jundun
جُندٌ
bala tentara
mugh'raqūna
مُّغْرَقُونَ
orang-orang yang ditenggelamkan

“Wa Atruki Al-Baĥra Rahwan 'Innahum Jundun Mughraqūna.” (ad-Dukhān/44:24)

Artinya:

“dan biarkanlah laut itu terbelah. Sesungguhnya mereka, bala tentara yang akan ditenggelamkan.”” (QS. Ad-Dukhan: 24)

dan jika kamu semua nanti sampai di Laut Merah, maka pukulkanlah tongkatmu, dan laut akan terbelah, lalu menyeberanglah kamu semua. Bila kamu telah tiba di pantai, biarkanlah laut itu tetap terbelah sehingga Fir‘aun dan bala tentaranya berusaha menyeberangi laut itu. Sesungguhnya mereka, yakni Fir‘aun dan pengikut-pengikutnya adalah bala tentara yang akan di tenggelamkan ketika mereka berada di tengah-tengah laut itu