Skip to main content

يٰقَوْمِ ادْخُلُوا الْاَرْضَ الْمُقَدَّسَةَ الَّتِيْ كَتَبَ اللّٰهُ لَكُمْ وَلَا تَرْتَدُّوْا عَلٰٓى اَدْبَارِكُمْ فَتَنْقَلِبُوْا خٰسِرِيْنَ  ( ٱلْمَائِدَة: ٢١ )

yāqawmi
يَٰقَوْمِ
wahai kaumku
ud'khulū
ٱدْخُلُوا۟
masuklah
l-arḍa
ٱلْأَرْضَ
tanah/bumi
l-muqadasata
ٱلْمُقَدَّسَةَ
suci
allatī
ٱلَّتِى
yang
kataba
كَتَبَ
tentukan
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
lakum
لَكُمْ
bagi kalian
walā
وَلَا
dan jangan
tartaddū
تَرْتَدُّوا۟
kamu berbalik/lari
ʿalā
عَلَىٰٓ
atas
adbārikum
أَدْبَارِكُمْ
belakangmu
fatanqalibū
فَتَنقَلِبُوا۟
maka kamu akan kembali
khāsirīna
خَٰسِرِينَ
orang-orang yang rugi

“Yā Qawmi Adkhulū Al-'Arđa Al-Muqaddasata Allatī Kataba Allāhu Lakum Wa Lā Tartaddū `Alaá 'Adbārikum Fatanqalibū Khāsirīna.” (al-Māʾidah/5:21)

Artinya:

“Wahai kaumku! Masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu berbalik ke belakang (karena takut kepada musuh), nanti kamu menjadi orang yang rugi.” (QS. Al-Ma'idah: 21)

Nabi Musa selanjutnya berkata kepada kaumnya, "Wahai kaumku! Masuklah ke tanah suci, yaitu tanah Palestina yang disucikan dari kemusyrikan karena banyaknya nabi-nabi yang diutus di tanah itu, itulah tanah yang telah ditentukan Allah bagimu dalam ilmu-Nya yang azali untuk memasukinya dan merasakan kedamaian di dalamnya apabila engkau beriman dan taat kepada perintah-Nya, dan janganlah kamu berbalik ke belakang karena takut kepada musuh, nanti kamu menjadi orang yang rugi di dunia dan akhirat karena kamu tidak mempercayai jaminan Allah bahwa tanah itu ditetapkan Allah bagimu untuk memasukinya."