Skip to main content

فَاَخَذْنٰهُ وَجُنُوْدَهٗ فَنَبَذْنٰهُمْ فِى الْيَمِّ وَهُوَ مُلِيْمٌۗ   ( ٱلذَّارِيَات: ٤٠ )

fa-akhadhnāhu
فَأَخَذْنَٰهُ
maka Kami ambil/siksa dia
wajunūdahu
وَجُنُودَهُۥ
dan bala tentaranya
fanabadhnāhum
فَنَبَذْنَٰهُمْ
lalu Kami lemparkan mereka
فِى
ke dalam
l-yami
ٱلْيَمِّ
laut
wahuwa
وَهُوَ
dan dia
mulīmun
مُلِيمٌ
seorang tercela

“Fa'akhadhnāhu Wa Junūdahu Fanabadhnāhum Fī Al-Yammi Wa Huwa Mulīmun.” (aḏ-Ḏāriyāt/51:40)

Artinya:

“Maka Kami siksa dia beserta bala tentaranya, lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, dalam keadaan tercela.” (QS. Az-Zariyat: 40)

Akibat keangkuhan dan penolakan Fira‘un terhadap dakwah Nabi Musa, maka Kami siksa dia beserta bala tentaranya dengan berbagai musibah yang mengerikan, lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut bagai barang yang tidak berguna. Kami menenggelamkannya hingga mati dalam keadaan tercela.