Skip to main content

وَكَذَّبُوْا وَاتَّبَعُوْٓا اَهْوَاۤءَهُمْ وَكُلُّ اَمْرٍ مُّسْتَقِرٌّ  ( ٱلْقَمَر: ٣ )

wakadhabū
وَكَذَّبُوا۟
Dan mereka mendustakan
wa-ittabaʿū
وَٱتَّبَعُوٓا۟
dan mengikuti
ahwāahum
أَهْوَآءَهُمْۚ
nafsu mereka
wakullu
وَكُلُّ
sedang tiap-tiap
amrin
أَمْرٍ
urusan
mus'taqirrun
مُّسْتَقِرٌّ
ada ketetapannya

“Wa Kadhdhabū Wa Attaba`ū 'Ahwā'ahum Wa Kullu 'Amrin Mustaqirrun.” (al-Q̈amar/54:3)

Artinya:

“Dan mereka mendustakan (Muhammad) dan mengikuti keinginannya, padahal setiap urusan telah ada ketetapannya.” (QS. Al-Qamar: 3)

Demikianlah sikap orang musyrik, dan mereka memang senantiasa mendustakan kebenaran dari-Nya. Mereka cenderung menyimpang dari fitrah dan mengikuti keinginannya yang menjerumuskan mereka pada kesesatan, padahal setiap urusan yang terjadi pasti telah ada ketetapannya.