Skip to main content

بَلْ اِيَّاهُ تَدْعُوْنَ فَيَكْشِفُ مَا تَدْعُوْنَ اِلَيْهِ اِنْ شَاۤءَ وَتَنْسَوْنَ مَا تُشْرِكُوْنَ ࣖ  ( ٱلْأَنْعَام: ٤١ )

bal
بَلْ
bahkan/tetapi
iyyāhu
إِيَّاهُ
hanya kepada Dia
tadʿūna
تَدْعُونَ
kamu menyeru
fayakshifu
فَيَكْشِفُ
maka Dia menghilangkan
مَا
apa(bahaya)
tadʿūna
تَدْعُونَ
kamu menyeru
ilayhi
إِلَيْهِ
kepadanya
in
إِن
jika
shāa
شَآءَ
Dia menghendaki
watansawna
وَتَنسَوْنَ
dan kalian melupakan
مَا
apa
tush'rikūna
تُشْرِكُونَ
kamu sekutukan

“Bal 'Īyāhu Tad`ūna Fayakshifu Mā Tad`ūna 'Ilayhi 'In Shā'a Wa Tansawna Mā Tushrikūna.” (al-ʾAnʿām/6:41)

Artinya:

“(Tidak), hanya kepada-Nya kamu minta tolong. Jika Dia menghendaki, Dia hilangkan apa (bahaya) yang kamu mohonkan kepada-Nya, dan kamu tinggalkan apa yang kamu persekutukan (dengan Allah).” (QS. Al-An'am: 41)

Tidak mungkin kamu menyeru tuhan-tuhan itu, tetapi hanya kepada-Nya kamu menyeru untuk meminta pertolongan. Maka jika Dia menghendaki, Dia akan dengan mudah menghilangkan apa, yakni bahaya, yang kamu mohonkan kepada-Nya, dan pada hari kiamat pasti akan kamu tinggalkan apa yang kamu persekutukan dengan Allah saat di dunia, karena saat itu tidak ada satu pun makhluk yang dapat mengingkari kuasa Allah. (Lihat: Surah al-Fa tihah/1: 4).