Skip to main content

يَوْمَ يُكْشَفُ عَنْ سَاقٍ وَّيُدْعَوْنَ اِلَى السُّجُوْدِ فَلَا يَسْتَطِيْعُوْنَۙ  ( ٱلْقَلَم: ٤٢ )

yawma
يَوْمَ
pada hari
yuk'shafu
يُكْشَفُ
di buka/di singkap
ʿan
عَن
dari
sāqin
سَاقٍ
betis
wayud'ʿawna
وَيُدْعَوْنَ
dan mereka di seru/di panggil
ilā
إِلَى
kepada/untuk
l-sujūdi
ٱلسُّجُودِ
bersujud
falā
فَلَا
maka tidak
yastaṭīʿūna
يَسْتَطِيعُونَ
mereka mampu/kuasa

“Yawma Yukshafu `An Sāqin Wa Yud`awna 'Ilaá As-Sujūdi Falā Yastaţī`ūna.” (al-Q̈alam/68:42)

Artinya:

“(Ingatlah) pada hari ketika betis disingkapkan dan mereka diseru untuk bersujud; maka mereka tidak mampu,” (QS. Al-Qalam: 42)

Setelah tidak ditemukan lagi alasan atas anggapan mereka, ini berarti sikap mereka itu semata-mata sebagai bentuk pembangkangan terhadap Allah dan Rasul-Nya. lngatlah pada hari ketika betis disingkapkan, yaitu menggambarkan keadaan orang yang sedang ketakutan yang hendak lari karena hebatnya huru-hara hari Kiamat dan mereka diseru untuk bersujud. maka mereka tidak mampu.