Skip to main content

اَمْ لَهُمْ شُرَكَاۤءُۚ فَلْيَأْتُوْا بِشُرَكَاۤىِٕهِمْ اِنْ كَانُوْا صٰدِقِيْنَ   ( ٱلْقَلَم: ٤١ )

am
أَمْ
atau
lahum
لَهُمْ
bagi mereka
shurakāu
شُرَكَآءُ
sekutu-sekutu
falyatū
فَلْيَأْتُوا۟
maka hendaklah mereka mendatangkan
bishurakāihim
بِشُرَكَآئِهِمْ
dengan sekutu-sekutu mereka
in
إِن
jika
kānū
كَانُوا۟
mereka adalah
ṣādiqīna
صَٰدِقِينَ
orang-orang yang benar

“'Am Lahum Shurakā'u Falya'tū Bishurakā'ihim 'In Kānū Şādiqīna.” (al-Q̈alam/68:41)

Artinya:

“Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Kalau begitu hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka orang-orang yang benar.” (QS. Al-Qalam: 41)

Atau apakah mungkin mereka mempunyai sekutu-sekutu? Kalau begitu hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka orang-orang yang benar dalam ucapan mereka bahwa mereka akan memperoleh sama bahkan lebih dari perolehan kaum muslim.