Skip to main content

وَقَالَ نُوْحٌ رَّبِّ لَا تَذَرْ عَلَى الْاَرْضِ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ دَيَّارًا   ( نُوح: ٢٦ )

waqāla
وَقَالَ
dan berkata
nūḥun
نُوحٌ
Nuh
rabbi
رَّبِّ
ya Tuhanku
لَا
jangan
tadhar
تَذَرْ
Engkau tinggalkan/biarkan
ʿalā
عَلَى
diatas
l-arḍi
ٱلْأَرْضِ
bumi
mina
مِنَ
dari
l-kāfirīna
ٱلْكَٰفِرِينَ
orang-orang kafir
dayyāran
دَيَّارًا
menetap

“Wa Qāla Nūĥun Rabbi Lā Tadhar `Alaá Al-'Arđi Mina Al-Kāfirīna Dayyārāan.” (Nūḥ/71:26)

Artinya:

“Dan Nuh berkata, “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.” (QS. Nuh: 26)

Ayat ini merekam kembali doa Nabi Nuh. Dan Nuh berkata, “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan, seorang pun di antara orang-orang kafir yang sudah mendarah daging dan mantap kekafirannya itu tinggal di atas bumi.