Al-'Adiyat Ayat 11
اِنَّ رَبَّهُمْ بِهِمْ يَوْمَىِٕذٍ لَّخَبِيْرٌ ࣖ ( العاديات: ١١ )
'Inna Rabbahum Bihim Yawma'idhin Lakhabīrun (al-ʿĀdiyāt 100:11)
Artinya:
sungguh, Tuhan mereka pada hari itu Mahateliti terhadap keadaan mereka. (QS. [100] Al-'Adiyat : 11)
1 Tafsir Ringkas Kemenag
Sungguh, Tuhan mereka pada hari itu Mahateliti terhadap keadaan mereka. Allah mencatat dengan rinci dan detail apa yang dilakukan manusia. Dengan bukti itu Allah akan menghisab dan memberi balasan yang sesuai kepada mereka.
2 Tafsir Lengkap Kemenag
Dalam ayat-ayat berikut ini, Allah menerangkan ancaman-Nya kepada orang-orang yang ingkar terhadap nikmat-nikmat-Nya dengan menyatakan apakah mereka tidak sadar bahwa Allah mengetahui isi hatinya. Allah juga menyatakan bahwa Dia akan membalas keingkaran mereka itu pada hari dikeluarkan apa yang ada di dalam dada dan dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur.
3 Tafsir Ibnu Katsir
Adapun firman Allah Swt.:
dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta. (Al-'Adiyat: 8)
Yakni sesungguhnya kecintaannya kepada harta benda benar-benar sangat berat. Sehubungan dengan makna ayat ini, ada dua pendapat; pendapat pertama mengatakan bahwa sesungguhnya manusia itu sangat mencintai harta. Pendapat yang kedua mengatakan bahwa sesungguhnya karena kecintaannya kepada harta, dia menjadi seorang yang kikir. Kedua makna sama-sama benarnya.
Kemudian Allah Swt. menganjurkan kepada manusia untuk berzuhud terhadap duniawi dan menganjurkan mereka untuk menyukai pahala akhirat. Yang hal ini diungkapkan-Nya melalui peringatan terhadap mereka tentang apa yang akan terjadi sesudah kehidupan dunia ini, yaitu banyak peristiwa yang menakutkan yang akan dihadapinya.
Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur? (Al-'Adiyat: 9)
Maksudnya, dikeluarkan orang-orang yang telah mati dari dalam kuburnya.
dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada. (Al-'Adiyat: 10)
Ibnu Abbas dan lain-lainnya mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah apabila dilahirkan dan ditampakkan apa yang selama itu mereka sembunyikan dalam diri dan hati mereka.
sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itn Maha Mengetahui keadaan mereka. (Al-'Adiyat: 11)
Tuhan mereka benar-benar mengetahui semua yang diperbuat dan yang dikerjakan oleh mereka, dan Dia kelak akan membalaskannya terhadap mereka dengan balasan yang sempurna; Dia tidak akan berbuat aniaya barang seberat zarrah pun terhadap seseorang
4 Tafsir Al-Jalalain
(Sesungguhnya Rabb mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka) karena itu Dia akan memberikan balasan kepada mereka atas kekafiran mereka. Di sini Dhamir diulangi penyebutannya dalam bentuk jamak, hal ini tiada lain karena memandang segi makna yang dikandung lafal Al-Insaan. Jumlah ayat ini menunjukkan pengertian Maf'ul bagi lafal Ya'lamu; artinya sesungguhnya Kami akan memberikan balasan kepadanya pada saat itu. Berta'alluqnya lafal Khabiirun kepada lafal Yaumaidzin memberikan pengertian, bahwa hari itu adalah hari pembalasan, karena sesungguhnya Allah selama-lamanya Maha Mengetahui.
5 Tafsir Quraish Shihab (Al-Misbah)
Sesungguhnya Tuhan Pemelihara dan Pencipta mereka benar-benar Maha Mengetahui segala perbuatan dan pembalasan mereka pada hari kebangkitan dan perhitungan.
6 Tafsir as-Saadi
"Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah, dan demi kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya), dan demi kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi, maka ia menerbangkan debu, dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh, sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Rabbnya, dan sesungguhnya manu-sia itu menyaksikan (sendiri keingkaran)nya itu, dan sesungguh-nya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta. Maka apabila dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur, dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada, sesungguhnya Rabb mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka." (Al-'Adiyat: 1-11).
Makkiyah
"Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang."
(1) Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengan kuda, karena pada kuda terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah سبحانه وتعالى yang amat jelas dan nik-matNya yang nyata padanya yang diketahui oleh manusia. Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengan kuda pada kondisi di mana tidak ada hewan lain yang menyertainya seraya berfirman, ﴾ وَٱلۡعَٰدِيَٰتِ ضَبۡحٗا ﴿ "Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah," yakni kuda yang berlari kencang dan kuat serta terengah-engah; suara nafasnya yang keluar dari dadanya karena kencangnya lari.
(2) ﴾ فَٱلۡمُورِيَٰتِ ﴿ "Dan kuda yang mencetuskan api" dengan kuku kakinya ketika menginjak batu ﴾ قَدۡحٗا ﴿ "dengan pukulan (kuku kaki-nya)," sehingga memercikkan api karena kokoh dan kuatnya kaki ketika lari.
(3) ﴾ فَٱلۡمُغِيرَٰتِ ﴿ "Dan kuda yang menyerang" musuh ﴾ صُبۡحٗا ﴿ "di waktu pagi." Ini adalah hal umum, karena serangan tiba-tiba biasa-nya dilakukan pada waktu pagi.
(4-5) ﴾ فَأَثَرۡنَ بِهِۦ ﴿ "Maka ia menerbangkan" dengan lari dan ser-buannya, ﴾ نَقۡعٗا ﴿ "debu," yakni tanah. ﴾ فَوَسَطۡنَ بِهِۦ ﴿ "Dan menyerbu," de-ngan menungganginya, ﴾ جَمۡعًا ﴿ "ke tengah-tengah kumpulan musuh," dengan penunggangnya: kuda-kuda lari menyerbu musuh yang mereka serbu.
(6) Dan yang disumpahkan adalah Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لِرَبِّهِۦ لَكَنُودٞ ﴿ "Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Rabbnya," yakni amat mencegah kebaikan yang wajib ditunaikan untuk Allah سبحانه وتعالى atasnya. Tabiat dan fitrah manusia tidak merelakan dirinya menunaikan kewajiban-kewajibannya secara sempurna dan penuh. Bahkan tabiat manusia adalah pemalas dan mencegah kewajiban-kewajiban harta dan badan yang harus ditu-naikan, kecuali orang yang diberi petunjuk oleh Allah سبحانه وتعالى dan keluar dari sifat tersebut menuju sifat rela dengan menunaikan kewajiban-kewajiban.
(7) ﴾ وَإِنَّهُۥ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٞ ﴿ "Dan sesungguhnya manusia itu menyaksi-kan (sendiri) keingkarannya," yakni sesungguhnya manusia menyaksi-kan keengganannya menunaikan kewajiban dan keingkaran yang ia ketahui pada dirinya, ia tidak membantah dan tidak menging-karinya; karena itu adalah sesuatu yang jelas. Kemungkinan kata ganti dalam ayat ini merujuk pada Allah سبحانه وتعالى, artinya sesungguhnya manusia benar-benar ingkar terhadap Rabbnya dan Allah سبحانه وتعالى me-nyaksikan hal itu. Dalam ayat ini terdapat ancaman dan peringatan keras bagi orang yang ingkar terhadap Rabbnya, karena Allah سبحانه وتعالى Maha Menyaksikannya.
(8) ﴾ وَإِنَّهُۥ ﴿ "Dan sesungguhnya dia," yaitu manusia, ﴾ لِحُبِّ ٱلۡخَيۡرِ لَشَدِيدٌ ﴿ "sangat bakhil karena cintanya kepada harta," yakni amat men-cintai harta, dan kecintaannya itulah yang menyebabkannya tidak menunaikan kewajiban-kewajiban. Ia lebih mengedepankan hawa nafsu daripada keridhaan Rabbnya. Semua itu karena ia membatasi pandangannya pada dunia sementara akhirat dia lalaikan.
(9-10) Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman memberi anjuran bagi manusia agar takut akan hari yang diancamkan tersebut, ﴾ أَفَلَا يَعۡلَمُ ﴿ "Maka apabila dia tidak mengetahui," yakni apakah manusia yang ter-pedaya itu tidak mengetahui, ﴾ إِذَا بُعۡثِرَ مَا فِي ٱلۡقُبُورِ ﴿ "apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur," yakni Allah سبحانه وتعالى akan mengeluarkan manusia dari kubur untuk dikumpulkan dan dibangkitkan, ﴾ وَحُصِّلَ مَا فِي ٱلصُّدُورِ ﴿ "dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada," artinya, apa yang ada di dalam dada akan menjadi nampak nyata berupa sim-panan-simpanan kebaikan dan keburukan, sehingga rahasia men-jadi nampak terang dan yang batin menjadi nyata, serta nampak di hadapan para manusia sebagai akibat perbuatan-perbuatan mereka.
(11) ﴾ إِنَّ رَبَّهُم بِهِمۡ يَوۡمَئِذٖ لَّخَبِيرُۢ ﴿ "Sesungguhnya Rabb mereka pada hari itu Maha mengetahui keadaan mereka," yakni mengetahui amalan-amalan mereka, lahir maupun batin, samar atau nyata, dan Allah سبحانه وتعالى akan membalas mereka atasnya. Allah سبحانه وتعالى menyebutkan berita mereka secara khusus padahal Allah Maha Mengetahui mengenai mereka di setiap saat, karena yang dimaksudkan pembalasan atas perbuatan-perbuatan itu bersumber dari ilmu dan pengetahuan Allah سبحانه وتعالى.