Skip to main content

قَالَ هَلْ اٰمَنُكُمْ عَلَيْهِ اِلَّا كَمَآ اَمِنْتُكُمْ عَلٰٓى اَخِيْهِ مِنْ قَبْلُۗ فَاللّٰهُ خَيْرٌ حٰفِظًا وَّهُوَ اَرْحَمُ الرّٰحِمِيْنَ  ( يُوسُف: ٦٤ )

qāla
قَالَ
(Yaqub) berkata
hal
هَلْ
apakah
āmanukum
ءَامَنُكُمْ
aku mempercayai kamu
ʿalayhi
عَلَيْهِ
atasnya
illā
إِلَّا
kecuali
kamā
كَمَآ
sebagaimana/seperti
amintukum
أَمِنتُكُمْ
aku mempercayai kamu
ʿalā
عَلَىٰٓ
atas
akhīhi
أَخِيهِ
saudaranya
min
مِن
dari
qablu
قَبْلُۖ
sebelum/dahulu
fal-lahu
فَٱللَّهُ
maka Allah
khayrun
خَيْرٌ
sebaik-baik
ḥāfiẓan
حَٰفِظًاۖ
penjaga
wahuwa
وَهُوَ
dan Dia
arḥamu
أَرْحَمُ
Maha Penyayang
l-rāḥimīna
ٱلرَّٰحِمِينَ
para penyayang

“Qāla Hal 'Āmanukum `Alayhi 'Illā Kamā 'Amintukum `Alaá 'Akhīhi Min Qablu Fa-Allāhu Khayrun Ĥāfižāan Wa Huwa 'Arĥamu Ar-Rāĥimīna.” (Yūsuf/12:64)

Artinya:

“Dia (Yakub) berkata, “Bagaimana aku akan mempercayakannya (Bunyamin) kepadamu, seperti aku telah mempercayakan saudaranya (Yusuf) kepada kamu dahulu?” Maka Allah adalah penjaga yang terbaik dan Dia Maha Penyayang di antara para penyayang.” (QS. Yusuf: 64)

Mendengar permintaan anak-anaknya, dia (Yakub) berkata, "Bagaimana aku tidak khawatir akan mempercayakannya (Bunyamin) kepadamu seperti kekhawatiran yang aku rasakan ketika telah mempercayakan saudaranya (Yusuf) kepada kamu dahulu? Akan tetapi, karena kamu memaksa untuk membawa Bunyamin, maka aku serahkan semuanya kepada Allah." Maka Allah adalah penjaga yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya, dan Dia Maha Penyayang di antara para penyayang.