Skip to main content

قَالُوْا تَاللّٰهِ اِنَّكَ لَفِيْ ضَلٰلِكَ الْقَدِيْمِ  ( يُوسُف: ٩٥ )

qālū
قَالُوا۟
mereka berkata
tal-lahi
تَٱللَّهِ
demi Allah
innaka
إِنَّكَ
sesungguhnya engkau
lafī
لَفِى
sungguh dalam
ḍalālika
ضَلَٰلِكَ
kekeliruan
l-qadīmi
ٱلْقَدِيمِ
dahulu

“Qālū Ta-Allāhi 'Innaka Lafī Đalālika Al-Qadīmi.” (Yūsuf/12:95)

Artinya:

“Mereka (keluarganya) berkata, “Demi Allah, sesungguhnya engkau masih dalam kekeliruanmu yang dahulu.”” (QS. Yusuf: 95)

Menanggapi ucapan Nabi Yakub yang selalu menyebut-nyebut Nabi Yusuf, mereka dengan kesal berkata, "Demi Allah, sesungguhnya engkau masih dalam kekeliruanmu yang dahulu karena engkau tetap saja mengira Yusuf masih hidup."