Skip to main content

ذَرْهُمْ يَأْكُلُوْا وَيَتَمَتَّعُوْا وَيُلْهِهِمُ الْاَمَلُ فَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ   ( ٱلْحِجْر: ٣ )

dharhum
ذَرْهُمْ
biarkanlah mereka
yakulū
يَأْكُلُوا۟
mereka makan
wayatamattaʿū
وَيَتَمَتَّعُوا۟
dan mereka bersenang-senang
wayul'hihimu
وَيُلْهِهِمُ
dan melalaikan mereka
l-amalu
ٱلْأَمَلُۖ
angan-angan
fasawfa
فَسَوْفَ
maka kelak
yaʿlamūna
يَعْلَمُونَ
mereka mengetahui

“Dharhum Ya'kulū Wa Yatamatta`ū Wa Yulhihim Al-'Amalu Fasawfa Ya`lamūna.” (al-Ḥijr/15:3)

Artinya:

“Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong) mereka, kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya).” (QS. Al-Hijr: 3)

Wahai Nabi Muhammad dan kaum muslim, apabila mereka tetap keras pada pendiriannya, biarkanlah mereka di dunia ini makan dan bersenang-senang dan terus dilalaikan oleh angan-angan kosong mereka dari beriman, mengikuti dakwahmu, dan hal-hal penting lainnya. Kelak mereka akan mengetahui akibat perbuatan buruk yang pernah mereka lakukan.