Skip to main content

هُوَ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً لَّكُمْ مِّنْهُ شَرَابٌ وَّمِنْهُ شَجَرٌ فِيْهِ تُسِيْمُوْنَ   ( ٱلنَّحْل: ١٠ )

huwa
هُوَ
Dia
alladhī
ٱلَّذِىٓ
yang
anzala
أَنزَلَ
menurunkan
mina
مِنَ
dari
l-samāi
ٱلسَّمَآءِ
langit
māan
مَآءًۖ
air/hujan
lakum
لَّكُم
bagi kalian
min'hu
مِّنْهُ
daripadanya
sharābun
شَرَابٌ
minuman
wamin'hu
وَمِنْهُ
dan daripadanya
shajarun
شَجَرٌ
pohon/tumbuh-tumbuhan
fīhi
فِيهِ
didalamnya/padanya
tusīmūna
تُسِيمُونَ
kamu menggembala

“Huwa Al-Ladhī 'Anzala Mina As-Samā'i Mā'an Lakum Minhu Sharābun Wa Minhu Shajarun Fīhi Tusīmūna.” (an-Naḥl/16:10)

Artinya:

“Dialah yang telah menurunkan air (hujan) dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuhan, padanya kamu menggembalakan ternakmu.” (QS. An-Nahl: 10)

Ayat-ayat berikut menjelaskan berbagai nikmat yang Allah anugerahkan kepada manusia. Dialah yang telah menurunkan air hujan dari arah langit untuk kamu manfaatkan guna memenuhi kebutuhan kamu. Sebagiannya menjadi minuman bagi kamu dan binatang-binatang peliharaanmu, dan sebagiannya yang lain dapat kamu gunakan untuk menyirami tumbuhan, yang padanya, yaitu pada tumbuhan hijau itu, kamu menggembalakan ternakmu sehingga mereka dapat makan dan menghasilkan produk yang kamu butuhkan, seperti susu, daging, dan bulu.