Skip to main content

۞ يَوْمَ تَأْتِيْ كُلُّ نَفْسٍ تُجَادِلُ عَنْ نَّفْسِهَا وَتُوَفّٰى كُلُّ نَفْسٍ مَّا عَمِلَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ   ( ٱلنَّحْل: ١١١ )

yawma
يَوْمَ
pada hari
tatī
تَأْتِى
datang
kullu
كُلُّ
tiap-tiap
nafsin
نَفْسٍ
diri
tujādilu
تُجَٰدِلُ
mendebat/membela
ʿan
عَن
dari
nafsihā
نَّفْسِهَا
dirinya
watuwaffā
وَتُوَفَّىٰ
dan dipenuhi/disempurnakan
kullu
كُلُّ
tiap-tiap
nafsin
نَفْسٍ
diri
مَّا
apa
ʿamilat
عَمِلَتْ
telah dikerjakan
wahum
وَهُمْ
dan/sedang mereka
لَا
tidak
yuẓ'lamūna
يُظْلَمُونَ
dianiaya/dirugikan

“Yawma Ta'tī Kullu Nafsin Tujādilu `An Nafsihā Wa Tuwaffaá Kullu Nafsin Mā `Amilat Wa Hum Lā Yužlamūna.” (an-Naḥl/16:111)

Artinya:

“(Ingatlah) pada hari (ketika) setiap orang datang untuk membela dirinya sendiri dan bagi setiap orang diberi (balasan) penuh sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya, dan mereka tidak dizalimi (dirugikan).” (QS. An-Nahl: 111)

Ingatkanlah umatmu, wahai Nabi Muhammad, pada hari ketika setiap orang datang kepada Allah untuk membela dirinya sendiri dengan berbagai alasan dari kesalahan dan dosanya. Dan bagi setiap orang, baik mukmin maupun kafir, yang taat maupun yang durhaka, diberi balasan penuh sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya, dan mereka tidak dizalimi atau dirugikan sedikit pun. Allah akan membalas sekecil apa pun amal baik dan buruk yang telah manusia lakukan.