Skip to main content

وَلِلّٰهِ يَسْجُدُ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ مِنْ دَاۤبَّةٍ وَّالْمَلٰۤىِٕكَةُ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ   ( ٱلنَّحْل: ٤٩ )

walillahi
وَلِلَّهِ
dan kepada Allah
yasjudu
يَسْجُدُ
mereka bersujud
مَا
apa
فِى
di
l-samāwāti
ٱلسَّمَٰوَٰتِ
langit(jamak)
wamā
وَمَا
dan apa
فِى
di
l-arḍi
ٱلْأَرْضِ
bumi
min
مِن
dari
dābbatin
دَآبَّةٍ
makhluk yang melata
wal-malāikatu
وَٱلْمَلَٰٓئِكَةُ
dan para Malaikat
wahum
وَهُمْ
dan/sedang mereka
لَا
tidak
yastakbirūna
يَسْتَكْبِرُونَ
mereka menyombongkan diri

“Wa Lillahi Yasjudu Mā Fī As-Samāwāti Wa Mā Fī Al-'Arđi Min Dābbatin Wa Al-Malā'ikatu Wa Hum Lā Yastakbirūna.” (an-Naḥl/16:49)

Artinya:

“Dan segala apa yang ada di langit dan di bumi hanya bersujud kepada Allah yaitu semua makhluk bergerak (bernyawa) dan (juga) para malaikat, dan mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.” (QS. An-Nahl: 49)

Dan tidakkah mereka memperhatikan pula bahwa segala apa yang ada di langit dan di bumi hanya bersujud kepada Allah? Yaitu semua makhluk yang hidup dan bergerak di bumi ini, dan demikian juga para malaikat, dan mereka (malaikat) tidak pernah menyombongkan diri dan membangkang perintah Allah.