Skip to main content

قَالَ اَلَمْ اَقُلْ اِنَّكَ لَنْ تَسْتَطِيْعَ مَعِيَ صَبْرًا   ( ٱلْكَهْف: ٧٢ )

qāla
قَالَ
(Khaidir) berkata
alam
أَلَمْ
tidakkah
aqul
أَقُلْ
aku katakan
innaka
إِنَّكَ
sesungguhnya kamu
lan
لَن
tidak akan
tastaṭīʿa
تَسْتَطِيعَ
kamu sanggup
maʿiya
مَعِىَ
bersama aku
ṣabran
صَبْرًا
sabar

“Qāla 'Alam 'Aqul 'Innaka Lan Tastaţī`a Ma`iya Şabrāan.” (al-Kahf/18:72)

Artinya:

“Dia berkata, “Bukankah sudah aku katakan, bahwa sesungguhnya engkau tidak akan mampu sabar bersamaku?”” (QS. Al-Kahf: 72)

Mendengar pertanyaan Nabi Musa, lalu Nabi Khidr mengingatkan Nabi Musa akan syarat yang telah mereka sepakati. Dia, yakni Nabi Khidr, berkata, "Bukankah sudah aku katakan sebelum ini bahwa sesungguhnya engkau tidak akan mampu sabar bersamaku?"