Skip to main content

ثُمَّ لَنَحْنُ اَعْلَمُ بِالَّذِيْنَ هُمْ اَوْ لٰى بِهَا صِلِيًّا   ( مَرْيَم: ٧٠ )

thumma
ثُمَّ
kemudian
lanaḥnu
لَنَحْنُ
sungguh Kami
aʿlamu
أَعْلَمُ
lebih mengetahui
bi-alladhīna
بِٱلَّذِينَ
kepada orang-orang yang
hum
هُمْ
mereka
awlā
أَوْلَىٰ
lebih patut
bihā
بِهَا
dengannya
ṣiliyyan
صِلِيًّا
masuk/dibakar

“Thumma Lanaĥnu 'A`lamu Bial-Ladhīna Hum 'Awlaá Bihā Şilīyāan.” (Maryam/19:70)

Artinya:

“Selanjutnya Kami sungguh lebih mengetahui orang yang seharusnya (dimasukkan) ke dalam neraka.” (QS. Maryam: 70)

Selanjutnya, dengan semua yang terjadi dan demikian banyaknya manusia yang menyaksikan tempat hukuman itu, Kami sungguh lebih mengetahui siapa saja orang yang paling tepat dan seharusnya dimasukkan ke dalam neraka sebagai balasan atas perbuatan buruk dan keingkarannya.