Skip to main content

ثُمَّ اَنْتُمْ هٰٓؤُلَاۤءِ تَقْتُلُوْنَ اَنْفُسَكُمْ وَتُخْرِجُوْنَ فَرِيْقًا مِّنْكُمْ مِّنْ دِيَارِهِمْۖ تَظٰهَرُوْنَ عَلَيْهِمْ بِالْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِۗ وَاِنْ يَّأْتُوْكُمْ اُسٰرٰى تُفٰدُوْهُمْ وَهُوَ مُحَرَّمٌ عَلَيْكُمْ اِخْرَاجُهُمْ ۗ اَفَتُؤْمِنُوْنَ بِبَعْضِ الْكِتٰبِ وَتَكْفُرُوْنَ بِبَعْضٍۚ فَمَا جَزَاۤءُ مَنْ يَّفْعَلُ ذٰلِكَ مِنْكُمْ اِلَّا خِزْيٌ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۚوَيَوْمَ الْقِيٰمَةِ يُرَدُّوْنَ اِلٰٓى اَشَدِّ الْعَذَابِۗ وَمَا اللّٰهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ   ( ٱلْبَقَرَة: ٨٥ )

thumma
ثُمَّ
kemudian
antum
أَنتُمْ
kamu
hāulāi
هَٰٓؤُلَآءِ
ini (Bani Israil)
taqtulūna
تَقْتُلُونَ
kamu membunuh
anfusakum
أَنفُسَكُمْ
diri kalian sendiri
watukh'rijūna
وَتُخْرِجُونَ
dan kamu mengusir
farīqan
فَرِيقًا
segolongan
minkum
مِّنكُم
daripadamu
min
مِّن
dari
diyārihim
دِيَٰرِهِمْ
rumah/kampung halaman mereka
taẓāharūna
تَظَٰهَرُونَ
kamu membantu
ʿalayhim
عَلَيْهِم
atas mereka
bil-ith'mi
بِٱلْإِثْمِ
dengan dosa
wal-ʿud'wāni
وَٱلْعُدْوَٰنِ
dan permusuhan
wa-in
وَإِن
dan jika
yatūkum
يَأْتُوكُمْ
mereka datang kepadamu
usārā
أُسَٰرَىٰ
tawanan
tufādūhum
تُفَٰدُوهُمْ
kamu tebus mereka
wahuwa
وَهُوَ
dan ia
muḥarramun
مُحَرَّمٌ
terlarang
ʿalaykum
عَلَيْكُمْ
atas kalian
ikh'rājuhum
إِخْرَاجُهُمْۚ
pengusiran mereka
afatu'minūna
أَفَتُؤْمِنُونَ
apakah kamu beriman
bibaʿḍi
بِبَعْضِ
sebagian
l-kitābi
ٱلْكِتَٰبِ
Al Kitab
watakfurūna
وَتَكْفُرُونَ
dan kamu ingkar
bibaʿḍin
بِبَعْضٍۚ
dengan sebagian
famā
فَمَا
maka tidak
jazāu
جَزَآءُ
balasan
man
مَن
orang
yafʿalu
يَفْعَلُ
berbuat
dhālika
ذَٰلِكَ
demikian
minkum
مِنكُمْ
daripadamu
illā
إِلَّا
kecuali
khiz'yun
خِزْىٌ
kenistaan
فِى
dalam
l-ḥayati
ٱلْحَيَوٰةِ
kehidupan
l-dun'yā
ٱلدُّنْيَاۖ
dunia
wayawma
وَيَوْمَ
dan pada hari
l-qiyāmati
ٱلْقِيَٰمَةِ
kiamat
yuraddūna
يُرَدُّونَ
mereka dikembalikan
ilā
إِلَىٰٓ
kepada
ashaddi
أَشَدِّ
sangat berat/keras
l-ʿadhābi
ٱلْعَذَابِۗ
siksa
wamā
وَمَا
dan tidaklah
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
bighāfilin
بِغَٰفِلٍ
dengan lengah
ʿammā
عَمَّا
dari apa
taʿmalūna
تَعْمَلُونَ
kamu perbuat

“Thumma 'Antum Hā'uulā' Taqtulūna 'Anfusakum Wa Tukhrijūna Farīqāan Minkum Min Diyārihim Tažāharūna `Alayhim Bil-'Ithmi Wa Al-`Udwāni Wa 'In Ya'tūkum 'Usāraá Tufādūhum Wa Huwa Muĥarramun `Alaykum 'Ikhrājuhum 'A Fatu'uminūna Biba`đi Al-Kitābi Wa Takfurūna Biba`đin Famā Jazā'u Man Yaf`alu Dhālika Minkum 'Illā Khizyun Fī Al-Ĥayāati Ad-Dunyā Wa Yawma Al-Qiyāmati Yuraddūna 'Ilaá 'Ashaddi Al-`Adhābi Wa Mā Allāhu Bighāfilin `Ammā Ta`malūna.” (al-Baq̈arah/2:85)

Artinya:

“Kemudian kamu (Bani Israil) membunuh dirimu (sesamamu), dan mengusir segolongan dari kamu dari kampung halamannya. Kamu saling membantu (menghadapi) mereka dalam kejahatan dan permusuhan. Dan jika mereka datang kepadamu sebagai tawanan, kamu tebus mereka, padahal kamu dilarang mengusir mereka. Apakah kamu beriman kepada sebagian Kitab (Taurat) dan ingkar kepada sebagian (yang lain)? Maka tidak ada balasan (yang pantas) bagi orang yang berbuat demikian di antara kamu selain kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari Kiamat mereka dikembalikan kepada azab yang paling berat. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah: 85)

Kemudian kamu, wahai Bani Israil, membunuh dirimu, yakni sesamamu, tanpa menghiraukan perjanjian Allah tadi, dan mengusir segolongan dari saudara-saudara kamu sesama manusia dari kampung halamannya. Kamu memaksakan diri saling membantu dengan kelompok-kelompok kamu dalam menghadapi mereka dalam kejahatan, yakni dengan membuat dosa, baik dalam bentuk ucapan maupun perbuatan, dan permusuhan, yakni agresi yang melampaui batas. Itulah sikapmu terhadap mereka. Dan jika mereka yang kamu usir itu datang kepadamu sebagai tawanan, maka kamu tebus mereka dengan berbagai cara, padahal kamu dilarang mengusir mereka. Apakah kamu beriman kepada sebagian Kitab, yakni percaya dan mengamalkan sebagian kandungan Taurat dengan menebus mereka, dan ingkar kepada sebagian yang lain sehingga kamu mengusir mereka? Maka tidak ada balasan yang pantas bagi orang yang berbuat demikian di antara kamu selain kenistaan dalam kehidupan dunia walau kamu menduga dan berusaha memperoleh kemuliaan. Dan pada hari Kiamat mereka dikembalikan dan dibangkitkan setelah kematian kepada azab yang paling berat. Allah mengetahui motif perbuatan kamu, dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan. Oleh karena itu, Dia akan memberi balasan yang setimpal kepada kamu.
Ayat ini turun berkaitan dengan peristiwa yang terjadi di Madinah sebelum Rasulullah diutus. Ada tiga suku Yahudi di Madinah, yaitu Bani Qainuqa , Bani Nadir dan Bani Quraidhah. Ketiganya terlibat dalam perang saudara antara Kabilah Aus dan Khazraj; penduduk asli Madinah. Bani Qainuqa  dan Bani Nadir memihak Kabilah Khazraj, sedangkan Bani Quraidhah memihak Suku Aus. Seringkali terjadi peperangan di antara mereka, bahkan di antara sesama Yahudi pun mereka saling menyerang dan membunuh. Mereka tahu bahwa hal itu melanggar perjanjian dengan Allah, namun mereka berdalih bahwa hal itu merupakan bagian dari ketaatan terhadap isi kitab suci.