Skip to main content

قَالُوْٓا اِنْ هٰذٰنِ لَسٰحِرَانِ يُرِيْدَانِ اَنْ يُّخْرِجٰكُمْ مِّنْ اَرْضِكُمْ بِسِحْرِهِمَا وَيَذْهَبَا بِطَرِيْقَتِكُمُ الْمُثْلٰى   ( طه: ٦٣ )

qālū
قَالُوٓا۟
mereka berkata
in
إِنْ
sesungguhnya
hādhāni
هَٰذَٰنِ
dua orang ini
lasāḥirāni
لَسَٰحِرَٰنِ
benar-benar keduanya ahli sihir
yurīdāni
يُرِيدَانِ
keduanya hendak
an
أَن
keduanya akan
yukh'rijākum
يُخْرِجَاكُم
mengusir kamu
min
مِّنْ
dari
arḍikum
أَرْضِكُم
bumi/negerimu
bisiḥ'rihimā
بِسِحْرِهِمَا
dengan sihirnya
wayadhhabā
وَيَذْهَبَا
dan keduanya akan menghilangkan
biṭarīqatikumu
بِطَرِيقَتِكُمُ
dengan jalan/adat kebiasaanmu
l-muth'lā
ٱلْمُثْلَىٰ
utama/baik

“Qālū 'In Hadhāni Lasāĥirāni Yurīdāni 'An Yukhrijākum Min 'Arđikum Bisiĥrihimā Wa Yadh/habā Biţarīqatikum Al-Muthlaá.” (Ṭāʾ Hāʾ/20:63)

Artinya:

“Mereka (para pesihir) berkata, “Sesungguhnya dua orang ini adalah pesihir yang hendak mengusirmu (Fir‘aun) dari negerimu dengan sihir mereka berdua, dan hendak melenyapkan adat kebiasaanmu yang utama.” (QS. Taha: 63)

Sebagian dari mereka berkata, “Wahai penduduk Mesir, sesungguhnya dua orang ini, yaitu Nabi Musa dan Harun, adalah penyihir yang hendak mengusirmu dari Mesir, dari negerimu dan tanah kelahiranmu, dengan menampilkan sihir mereka berdua, dan mereka juga hendak melenyapkan adat kebiasaanmu yang utama dan kamu yakini, yaitu kepercayaan yang kamu anut dan kedudukan yang kamu nikmati.