Skip to main content

فَتَنَازَعُوْٓا اَمْرَهُمْ بَيْنَهُمْ وَاَسَرُّوا النَّجْوٰى   ( طه: ٦٢ )

fatanāzaʿū
فَتَنَٰزَعُوٓا۟
maka mereka berbantah-bantahan
amrahum
أَمْرَهُم
urusan mereka
baynahum
بَيْنَهُمْ
diantara mereka
wa-asarrū
وَأَسَرُّوا۟
dan mereka merahasiakan
l-najwā
ٱلنَّجْوَىٰ
percakapan

“Fatanāza`ū 'Amrahum Baynahum Wa 'Asarrū An-Najwaá.” (Ṭāʾ Hāʾ/20:62)

Artinya:

“Maka mereka berbantah-bantahan tentang urusan mereka dan mereka merahasiakan percakapan (mereka).” (QS. Taha: 62)

Peringatan Nabi Musa membuat sebagian penyihir ketakutan, sementara sebagian yang lain tetap tidak acuh. Maka mereka pun berbantah- bantahan tentang urusan mereka. Masing-masing mengemukakan pendapatnya terkait peringatan Nabi Musa dan cara menghadapinya, dan mereka merahasiakan percakapan mereka agar Fir‘aun dan para pembesarnya tidak mendengarnya.