Skip to main content

جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَا ۗوَذٰلِكَ جَزٰۤؤُا مَنْ تَزَكّٰى ࣖ  ( طه: ٧٦ )

jannātu
جَنَّٰتُ
surga
ʿadnin
عَدْنٍ
'Adn
tajrī
تَجْرِى
mengalir
min
مِن
dari
taḥtihā
تَحْتِهَا
bawahnya
l-anhāru
ٱلْأَنْهَٰرُ
sungai-sungai
khālidīna
خَٰلِدِينَ
mereka kekal
fīhā
فِيهَاۚ
di dalamnya
wadhālika
وَذَٰلِكَ
dan itulah
jazāu
جَزَآءُ
balasan
man
مَن
orang
tazakkā
تَزَكَّىٰ
suci/bersih

“Jannātu `Adnin Tajrī Min Taĥtihā Al-'Anhāru Khālidīna Fīhā Wa Dhalika Jazā'u Man Tazakkaá.” (Ṭāʾ Hāʾ/20:76)

Artinya:

“(yaitu) surga-surga ‘Adn, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah balasan bagi orang yang menyucikan diri.” (QS. Taha: 76)

Tetapi, sebaliknya, barang siapa meninggal dunia dan datang kepada-Nya dalam keadaan beriman dan telah mengerjakan kebajikan sesuai tuntunan Allah dan rasul-Nya, maka mereka itulah orang yang memperoleh derajat yang tinggi dan mulia. Mereka akan mendapatkan surga-surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya, yaitu di antara pepohonannya, sungai-sungai. Mereka kekal selama-lamanya di dalamnya. Itulah balasan bagi orang yang menyucikan dan menjauhkan diri dari kekafiran dan kemungkaran.