Skip to main content

قَالُوْا سَمِعْنَا فَتًى يَّذْكُرُهُمْ يُقَالُ لَهٗٓ اِبْرٰهِيْمُ ۗ  ( ٱلْأَنْبِيَاء: ٦٠ )

qālū
قَالُوا۟
mereka berkata
samiʿ'nā
سَمِعْنَا
kami mendengar
fatan
فَتًى
seorang pemuda
yadhkuruhum
يَذْكُرُهُمْ
dia menyebut/mencela mereka
yuqālu
يُقَالُ
dikatakan (bernama)
lahu
لَهُۥٓ
baginya
ib'rāhīmu
إِبْرَٰهِيمُ
Ibrahim

“Qālū Sami`nā Fatan Yadhkuruhum Yuqālu Lahu 'Ibrāhīmu.” (al-ʾAnbiyāʾ/21:60)

Artinya:

“Mereka (yang lain) berkata, “Kami mendengar ada seorang pemuda yang mencela (berhala-berhala ini), namanya Ibrahim.”” (QS. Al-Anbiya': 60)

Tindakan Ibrahim menghancurkan patung-patung itu dilihat dan didengar oleh mereka. Oleh karena itu, di antara mereka ada yang berkata, “Kami mendengar dari beberapa sumber yang meyakinkan, ada seorang pemuda nekat yang mencela dan menghancurkan berhala-berhala ini, namanya Ibrahim.”