Skip to main content

وَاَدْخَلْنٰهُ فِيْ رَحْمَتِنَاۗ اِنَّهٗ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ ࣖ   ( ٱلْأَنْبِيَاء: ٧٥ )

wa-adkhalnāhu
وَأَدْخَلْنَٰهُ
dan Kami telah memasukannya
فِى
kedalam
raḥmatinā
رَحْمَتِنَآۖ
rahmat Kami
innahu
إِنَّهُۥ
sesungguhnya dia
mina
مِنَ
dari/termasuk
l-ṣāliḥīna
ٱلصَّٰلِحِينَ
orang-orang yang saleh

“Wa 'Adkhalnāhu Fī Raĥmatinā 'Innahu Mina Aş-Şāliĥīna.” (al-ʾAnbiyāʾ/21:75)

Artinya:

“Dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami; sesungguhnya dia termasuk golongan orang yang saleh.” (QS. Al-Anbiya': 75)

Walaupun Nabi Lut hidup di tengah masyarakat homoseksual, beliau tidak terpengaruh, karena mendapat rahmat Allah. Dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami yang membentenginya dari pengaruh buruk. Sesungguhnya dia terlindungi dari kejahatan, karena dirinya termasuk golongan orang yang saleh, beriman, dan senantiasa menaati perintah Allah.